"Saya sendiri setuju kalau di bloknya situs Porno" tapi
"Bukan berarti kalau ada yang membunuh pakai pisau trus perusahaan pisau harus ditutup"
Betul kan ?
Kalau perusahaan ditutup gimana ibu rumah tangga mau masak kalau nggak pakai pisau pakai apa dong, pakai gigi.
Kalau friendster, ym, youtube, wordpress ditutup gimana ni orang bisa bisnis online ?
Kan nggak selamanya software tersebut membawa keburukan, bahkan sebagian besar membawa dampak positif buat bisnis online. Komunikasi lewat ym atau blogger gratis lewat wordpress maupun friendster. Ayolah jangan lihat dampak 3% yang buruk, lihatlah dampak 97% yang baik.
Jangan-jangan yahoo.com, google.com dan situs yang lain ditutup lagi ? Mau akses apaan dong ? "situsnya Om R**" aja yang mau di kunjungi ? hehehehe. Bikin aturan jangan muluk-muluk deh, aturan yang udah ada aja buanyak yang langgar ! (up...., yang melanggar yang ikut buat lagi). Ke laut aja !!!
Kalau nggak pengin akses situs porno, mending nggak usah di akses deh. Kita baru berkembang, biarib aja dulu berkembang biar sedikit ada kemajuan. Kalau mau niru gaya Singapura, China dan Negara lain, "mendingan perbaiki dulu sistem pemerintahan, eh salah bukan sistemnya tapi moral dari pejaba* maupun apara*nya deh". Nah, kalau udah bener baru entar niru gaya negara lain.
Buat "Om R**" terhormat, mendingan pikirin dulu deh rakyat miskin kita, berjuta-juta rakyat miskin masih ada. Di Jogja juga masih banyak rakyat miskin Om, he he he... di kali code ada, di kulon progro ada, di gunung kidul apalagi masih buanyak Om. Kalau nanti dana katanya sampai milyaran bahkan triyulan untuk UU IT ini kita gunakan untuk masyarakat miskin kan lumayan tu buat memperpanjang hidup dan memperbaiki nasib mereka, ya nggak Om ?
Kalau mau ngeblok, blok lah situs porno yang bener-bener situs porno, bukan situs yang lain. Aturan sekarang dibuat, trus alokasi dana gede buaaangetttt, millyaran trus masyarakat miskin dapet apa dong. Dapet kemiskinan kali trus-trusan.
He 'birok***' urus saja moralmu, urus saja ahlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau. 'Kalian' aja banyak yang korup**, masak mau menggunakan alasan situs porno ngeluarin anggaran buat korup**, upppphhh salah ya. Katanya untuk kepentingan moral kok hasilnya nggak bermoral sih. Mendingan buat bikin rakyat Indonesia makmur dengan dana itu. Moral urusan masing-masing aja, lagian juga semua pada punya agama atau aliran kepercayaan. Udalah, nggak usah muluk-muluk, UU Korupsi aja banyak yang langgar. Ngatur masyarakat ? Ngatur diri sendiri aja susah, buktinya bikin aturan sendiri yang melanggar juga sendiri. Waduh mau pura-pura terus-terusan, sudahlah....
Salam ya....
Sorry lah kalau agak keras.
Kemarin lalu situs depkominfo sempat di hack lho katanya.

Aneh ya, saya dapet gambar dari sini.
Admin Web
0 Comments